admin
Posts by :
Pendongeng Anak : Pendongeng Anak Profesional
Selamat datang di Pendongeng Anak[, tempat di mana keajaiban dan imajinasi bersatu dalam setiap kata yang kami sampaikan! Kami adalah penyedia jasa dongeng yang berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman hiburan penuh warna dan berkesan untuk segala usia.
📚 Kisah-Kisah Ajaib: Para pengrajin dongeng kami tidak hanya ahli dalam bercerita, tetapi juga ahli dalam menciptakan kisah-kisah yang memukau. Dari petualangan seru hingga dongeng-dongeng berkelas, kami memiliki berbagai genre yang akan memikat hati dan pikiran setiap pendengar.
🌈 Dunia Imajinasi Tanpa Batas: Melalui layanan kami, kami membuka pintu ke dunia imajinasi tanpa batas. Setiap cerita yang kami bawakan membawa Anda jauh dari keseharian, membuka jendela ke petualangan baru dan karakter yang tak terlupakan.
👩🎤 Pencerita Berbakat: Tim kami terdiri dari para pencerita berbakat yang tidak hanya mahir dalam merangkai kata, tetapi juga mampu menghidupkan setiap karakter dan suasana. Dengan gaya bercerita yang penuh emosi, mereka akan menghipnotis pendengar dan membawa mereka ke dalam dunia cerita.
🎧 Fleksibilitas Penuh: Kami memahami bahwa setiap acara dan audiens memiliki keunikan masing-masing. Oleh karena itu, kami menyediakan layanan dongeng yang dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan Anda. Dari pesta anak-anak hingga acara korporat, kami siap membawa keajaiban cerita ke setiap kesempatan.
💫 Kualitas Tanpa Kompromi: Kami memberikan jaminan kualitas tanpa kompromi dalam setiap pelayanan kami. Dengan kombinasi antara kreativitas tinggi, keprofesionalan, dan dedikasi, kami memastikan bahwa setiap dongeng yang kami bawakan menjadi momen berharga yang tak terlupakan.
Pengalaman Kami: Dengan pengalaman yang luas dalam menghibur anak-anak dari berbagai usia, kami telah berhasil menciptakan momen-momen berharga dalam acara ulang tahun, pesta sekolah, dan berbagai acara khusus lainnya. Kami bukan hanya pencerita, tetapi juga penghibur yang bersemangat, berinteraksi dengan audiens, dan menciptakan ikatan emosional melalui cerita-cerita ajaib kami.
Jadikan setiap momen istimewa dengan sentuhan ajaib dari jasa dongeng profesional kami. Hubungi kami sekarang dan mari bersama-sama merajut benang kebahagiaan melalui cerita-cerita yang luar biasa!
Kak Harris, si Juru Dongeng Asal Surabaya: Tetap Mendongeng meski Anak-Anak Akrab dengan Gadget
Di era serba digital, gadget menjadi kebutuhan bagi semua kalangan. Dari orang tua, muda-mudi, hingga anak-anak. Di tengah itulah, Kak Harris Rizki tetap semangat untuk selalu mengedukasi dan menghibur anak-anak dengan mendongeng.
SESEORANG berpenampilan cukup nyentrik. Memakai jubah hitam, topi sulap hitam, dan kacamata hitam. Kumisnya yang tebal juga hitam pekat.
Hidungnya besar. Meski warnanya lebih terang dari kulit aslinya. Lelaki itu sibuk bicara. Tetapi, tidak dengan orang. Melainkan, dengan boneka bertopi koboi merah muda.
Bertatap-tatapan setiap saat. Bahkan, si boneka yang lebih banyak bicara itu terkesan cerewet. Nyaris tak terdengar jelas lantaran ritme bicaranya cepat sekali.
”Iya, itu petugas keamanan kereta api. Kalau kalian mau dijahati orang, bisa teriak yang kenceng. Nanti petugas keamanannya datang,” kata lelaki itu membalas pertanyaan si boneka.
Itulah perbincangan Kak Harris Rizki dengan Ayis, si boneka tangan miliknya. Aksi itu disaksikan puluhan anak TK yang hadir di area playground Stasiun Gubeng, Surabaya, Jumat, 22 Juli 2022.
Kak Harris memang diundang PT KAI Daop 8 Surabaya. Yakni, untuk membuka acara lomba mewarnai. Acara itu digelar guna memperingati Hari Anak Nasional pada 23 Juli.
Total 35 anak menjadi peserta lomba. Mereka berasal dari tujuh TK di Surabaya. Selain antusias mewarnai, mereka tampak riang menyimak dongeng Kak Harris. Sesekali muncul gelak tawa ketika Ayis mengeluarkan celetukan-celetukan yang lucu.
Mendengar dongeng seperti menjadi hal yang langka bagi anak-anak. Itu, antara lain, dirasakan sendiri oleh Aqila Farah dari TK Aisyiyah 20. Anak perempuan berusia 6 tahun itu baru pertama menyaksikan penampilan juru dongeng.
Meski juga doyan mendengar cerita, Aqila lebih sering mendapatkannya dari YouTube. Kadang cerita-cerita lawas seperti Si Kancil maupun tayangan kartun. ”Biasanya lihat di HP mama,” katanyi.
Ya, kini anak-anak memang akrab dengan gadget. Tak jarang mereka dikenalkan oleh para orang tua. Bahkan, kerap ditemui orang tua yang lebih suka memberikan gadget sebagai penawar dari tangisan anak-anak.
”Jelas lebih sering ngasih gadget daripada mendongengkan cerita untuk anak-anak. Karena mungkin lebih praktis ya,” kata Harris. Namun, fenomena seperti itulah yang justru membuatnya prihatin. Sebab, menyangkut pola asuh yang kurang sehat.
Menurutnya, banyak orang tua yang jarang memperhatikan anak karena kesibukan kerja. Akibatnya, malah jarang punya momen komunikasi yang intens. Apalagi, mendongengkan cerita kepada anak-anak.
Padahal, dongeng merupakan media pembelajaran yang sangat baik. Melalui dongeng, hubungan orang tua dan anak bisa terbangun dengan kuat. ”Rasa kepercayaan anak-anak pun bisa dibangun dari mendongeng,” kata pria berusia 39 tahun itu.
Bahkan, anak-anak bisa mendapatkan perhatian langsung. Sekaligus menanamkan nilai-nilai sebagai fondasi penting kehidupan mereka kelak. Mengingat, selalu terkandung nasihat-nasihat maupun pesan moral dalam setiap cerita.
”Oleh karena itu, saya tetap ingin dan bertekad melestarikan dongeng,” tandasnya. Dalam mendongeng, Harris lebih cenderung membawakan cerita-cerita umum. Terutama yang lebih banyak disenangi orang-orang.
Juga, tentu saja menyesuaikan cerita dengan hari perayaan. Misalnya, saat Ramadan, ia lebih banyak membawakan cerita-cerita yang bertema Islam. Ada yang ia tulis sendiri dan ada yang diadaptasi dari buku cerita anak.
Harris pun menemukan tantangan-tantangan dalam mendongeng. Apalagi jika dibandingkan sepuluh tahun yang lalu. Hal-hal yang disukai anak-anak sudah jauh berbeda. Termasuk minat mereka untuk mendengarkan dongeng.
”Dulu anak kelas IV-V SD masih senang, kalau sekarang malah cenderung bosan dan meremehkan,” ungkapnya. Namun, Harris tak putus asa. Ia punya metode khusus jika diminta tampil di hadapan anak-anak seusia itu.
Biasanya, Harris akan lebih banyak melibatkan motorik anak-anak. Jadi, anak-anak tidak hanya mendengarkan. Tetapi, juga diminta bergerak dengan koreografi yang sudah disiapkan.
Misalnya, saat membawakan cerita butuh ekspresi menangis, Harris meminta anak-anak berekspresi serupa. Atau saat bercerita tentang perjalanan naik kereta, Harris mengajak anak-anak berdiri dan berbaris seperti kereta.
”Sejauh ini lumayan menarik buat mereka. Semoga saja bisa bertahan lama,” katanya.
Perjuangannya tak berhenti di situ. Harris pun mengunggah penampilan mendongengnya ke akun YouTube miliknya: Pendongeng Anak. ”Harapannya, mendongeng bisa bertahan menjadi alternatif hiburan bagi anak-anak,” katanya. (*)
Source : Harian Diaway
https://harian.disway.id/read/627259/kak-harris-si-juru-dongeng-asal-surabaya-tetap-mendongeng-meski-anak-anak-akrab-dengan-gadget/jambitv.disway.id

Mendongeng merupakan salah satu bentuk tradisi lisan sebagai sarana komunikasi dan merekam peristiwa-peristiwa kehidupan, sudah ada berabad-abad yang lalu. Tradisi lisan ini terus berkembang, danpernah menjadi primadona bagi ibu atau nenek dalam mengantar tidur ana k atau cucu mereka. Namun seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat dan faktor kesibukan yang semakin meningkat tradisi mendongeng banyak ditinggalkan orang. Televisi, film, dan gadget lebih menarik perhatian dibanding mendongeng. Seorang ibu yang biasanya mendongeng saat anaknya menjelang tidur seringkali tidak mengetahui bahwa anaknya sudah berangkat tidur karena asyik dengan acara televisi atau handphondnya. Mendongeng merupakan kegiatan yang tampaknya sepele, tetapi sangat berarti bagi perkembangan jiwa anak. Mendongengmerupakan salah satu bentuk tradisi lisan sebagai sarana komunikasi dan merekam peristiwa-peristiwa kehidupan, sudah ada berabad-abad yang lalu. Tradisi lisan ini terus berkembang, dan pernah menjadi primadona bagi ibu atau nenek dalam mengantar tidur ana k atau cucu mereka. Namuns eiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat dan faktor kesibukan yang semakin meningkat tradisi mendongeng banyak ditinggalkan orang. Televisi, film, dan gadgetlebih menarik perhatian dibanding mendongeng. Seorang ibu yang biasanya mendongeng saat anaknya menjelang tidur seringkali tidak mengetahui bahwa anaknya sudah berangkat tidur karena asyik dengan acara televisi atau handphondnya.